Kamis, 27 November 2014

Hindari Stres Saat Hamil


Stres pada ibu hamil. Seringkali para ibu dibuat stres oleh masalah keuangan, hubungan, dan masalah-masalah lainnya selama masa kehamilan. Menurut penelitian di AS, stres-stres tersebut harus dihindari oleh ibu hamil, karena dapat menyebabkan dampak yang berkepanjangan pada bayi yang akan dilahirkan.

Menurut Dr. Rosalind Wright dari Harvard Medical School di Boston, stres pada ibu, baik karena masalah finansial atau hubungan dapat berpengaruh pada pembangunan sistem kekebalan anak. Anak yang ibunya mengalami stres selama hamil, akan mudah terkena alergi dan asma.

Wrigth dan kolega-koleganya menemukan, ibu yang paling stres selama kehamilan adalah yang paling sering melahirkan bayi dengan tingginya kadar immunoglobulin E atau IgE, yaitu sebuah sistem kekebalan tubuh dan sehat secara fisik.

Tak hanya sehat secara fisik, ibu hamil pun harus menjaga kesehatan jiwanya. Saat hamil, pikiran ibu harus tenang dan rileks. Jangan memikirkan hal yang terlalu berat sehingga membuat stres. Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, Prima Progestian, mengatakan kondisi stres pada ibu hamil bisa memengaruhi bayi yang dikandungnya.

Setelah lahir, bayi bisa lebih sering terbangun pada malam hari dan menangis. Dalam kondisi stres, tubuh akan menghasilkan lebih banyak hormon kortisol atau hormon stres. Maka stres saat hamil bisa membuat tumbuh kembang anak terhambat.

Ibu hamil yang stres juga akan kurang memperhatikan bayi dalam kandungannya. Misalnya, jadi susah makan sehingga nutrisi untuk bayi pun tidak tercukupi.

Padahal ini bisa mempengaruhi fungsi-fungsi organ pada bayi, seperti otak. Ada pengaruh ke otak bayi kalau nutrisi enggak bagus. Untuk itu harus memperhatikan asupan gizi, olahraga yang teratur, istirahat yang cukup serta mengindari stres saat hamil. Agenalkes.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar